ASAL SEBELUM WUJUD
Jika seluruh wujud mempunyai asal;;
bertanyakah engkau darimanakah sebelum berasal
dan apakah asal itu sendiri yg mewujud hingga seperti berasal.
karena tipuan pandangan atas wujudlah yg membatasimu dari sebuah asal.
dan jika tipuan daya pandangmu atas wujud mengungkungmu pada sebuah dimensi wujud
itu sendiri, maka asal dari sebelum wujudpun menjadi tersamar dan teryakini
olehmu bahwa wujud yg engkau lihat,dengar,dan rasakan adalah sebuah kebenaran
DAN
membenamkan dirimu pada sebuah dimensi palsu yg kau anggap nyata
PANDANGANMU
adalah nyatamu
RASAMU
adalah benarmu
DENGARMU
adalah yakinmu
semua
terbatasi oleh keterbatasanmu sendiri dan dimensimu sendiri
lalu
apakah batas batas itu tiada engkau ketahui sesungguhnya...
karena yg mewujudkan sebuah wujud itu sendiri, memberi batas untuk mengetahui
kebenaran dari asal sebelum wujud.
mengenal
tanpa mengetahui adalah cukup bagimu sebagai sebuah wujud
karena
ASAL MUASAL tidak terikat oleh sebuah dimensi apapun, wujud apapun, asal dari
asal yg berasal hingga asal asalan. tidak ada kaitan dengan siapapun adalah
SATU yg sungguh menjadi asal dari segala dimensi dari wujud dan tidak
berwujud..
karena
ASAL MUASAL ITU SENDIRI TIDAK BERASAL DAN DIASALKAN.
Apakah
wujudmu yg sesungguhnya adalah terbatas dengan seberapa besar kemampuanmu untuk
mengenal wujud itu sendiri,…seperti jika kau berusaha memandang langit maka
pandanganmu akan disamarkan oleh batas penglihatanmu
Daya
pandang,rasa,dan dengar tentu saja terbatas oleh seberapa mampu engkau melihat,merasa,dan
mendengar. Karena disana terbentur oleh akal yg menjadi sebuah daya pikir untuk
mengetahui sebuah wujud.
jadi pada level apa
kepastian itu bisa diyakini kebenaranya.
Bahkan
ini belum pada tingkat level yg lain yg lebih mustahil diterima oleh akal
kita,oleh daya pikir kita.
Setiap
orang memiliki sanggkaan pada sebuah arti kebenaran padahal dia belum tentu
mengetahui 100% kebenaran itu sendiri. Lalu apa inti dari semuanya ini padahal
kebenaran bagi kita itu belum tentu benar . inilah yg saya maksud keterbatasan
oleh ASAL SEBELUM WUJUD dan bahkan SESUDAH WUJUD.
Seberapa
jauh kita mengenal asal terbataslah kita, dan seberapa jauh pula kita mengenal
wujud terbatas jugalah kita walaupun kita sebagai manusia adalah ciptaan yg
paling sempurna.
Tidak ada yg tahu dan dapat memastikan tentang asal sebelum wujud dan sesudah berwujud selain asal dari wujud itu sendiri.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar