Sabtu, 16 Mei 2015

DUNIA TANPA NAMA

DUNIA TANPA NAMA

Angin berhembus dengan kencangnya ketika aku berdiri ditengah tengah padang rumput yg luas. Suara kemerisik rerumputan terdengar oleh sapuan angin yg menerjang,bau semerbak terasa khas dan tidak asing pada indra penciumanku.
Terasa khas hingga membuatku benar benar manjadi satu dengan alam dan seakan mengobati semua rasa letih dan membangkitkan lagi semangat jiwa yg mulai surut . Dengan menutup mata aku rebahkan tubuhku direrumputan seakan tiada sesal dan rasa gundahku tercurahkan.  Kubuka mata dan kutatap langit yg terang, warna sejuk memancar bagaikan lautan; terasa sulit rasa hati untuk mengambarkan semua keadaan dan memunculkan kekaguman sebuah kebesaran.Tersebut namaMU wahai engkau sang pencipta alam dan tak hentinya hati menerima keikhlasan.semakin lama kupandangi dan kurasakan suara alam semakin takjub aku dan sekaligus timbul Tanya dalam hati untuk tahu keberadaan,hingga menerka nerka apakah hanya kami yg engkau berikan dunia seindah dan seagung cahaya surgamu ini; ataukah masih ada yg sama dengan dunia yg kusebut bumi ini, ataukah masih ada yg lebih indah dunia yg  tak pernah aku dengar dan tersebut pada kitabmu ya Rabb’ wahai engkau penguasa alam semesta.Dan didalamnya apakah juga engkau ciptakan makhlukmu seperti kami manusia . engkau tiada terbatasi oleh dimensi dan menjadi bagian dari dimensi itu sendiri, maka terlalu jauhkah aku dan melanggar batas batasmu.
Betapa bodohnya diriku menerka nerka kebesaranMU .Ampuni aku jika benak fikirku malampaui atas segala kodratmu karena meskipun ada dunia tanpa nama yg tercipta olehmu, sungguh tak akan sanggup aku untuk berfikir tentangnya dan hanya izinMU lah yg dapat menyempurnakan segala nikmatku. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar