DUNIA TANPA NAMA
Angin berhembus dengan
kencangnya ketika aku berdiri ditengah tengah padang rumput yg luas. Suara
kemerisik rerumputan terdengar oleh sapuan angin yg menerjang,bau semerbak
terasa khas dan tidak asing pada indra penciumanku.
Terasa khas hingga membuatku
benar benar manjadi satu dengan alam dan seakan mengobati semua rasa letih dan
membangkitkan lagi semangat jiwa yg mulai surut . Dengan menutup mata aku
rebahkan tubuhku direrumputan seakan tiada sesal dan rasa gundahku tercurahkan. Kubuka mata dan kutatap langit yg terang,
warna sejuk memancar bagaikan lautan; terasa sulit rasa hati untuk mengambarkan
semua keadaan dan memunculkan kekaguman sebuah kebesaran.Tersebut namaMU wahai
engkau sang pencipta alam dan tak hentinya hati menerima keikhlasan.semakin
lama kupandangi dan kurasakan suara alam semakin takjub aku dan sekaligus
timbul Tanya dalam hati untuk tahu keberadaan,hingga menerka nerka apakah hanya
kami yg engkau berikan dunia seindah dan seagung cahaya surgamu ini; ataukah
masih ada yg sama dengan dunia yg kusebut bumi ini, ataukah masih ada yg lebih
indah dunia yg tak pernah aku dengar dan
tersebut pada kitabmu ya Rabb’ wahai engkau penguasa alam semesta.Dan
didalamnya apakah juga engkau ciptakan makhlukmu seperti kami manusia . engkau
tiada terbatasi oleh dimensi dan menjadi bagian dari dimensi itu sendiri, maka
terlalu jauhkah aku dan melanggar batas batasmu.
Betapa bodohnya diriku menerka
nerka kebesaranMU .Ampuni aku jika benak fikirku malampaui atas segala kodratmu
karena meskipun ada dunia tanpa nama yg tercipta olehmu, sungguh tak akan
sanggup aku untuk berfikir tentangnya dan hanya izinMU lah yg dapat
menyempurnakan segala nikmatku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar