Minggu, 17 Mei 2015

meecelbloger: DUNIA TANPA NAMA

meecelbloger: DUNIA TANPA NAMA: DUNIA TANPA NAMA Angin berhembus dengan kencangnya ketika aku berdiri ditengah tengah padang rumput yg luas. Suara kemerisik rerumputan...

meecelbloger: ASAL SEBELUM WUJUD

meecelbloger: ASAL SEBELUM WUJUD: ASAL  SEBELUM WUJUD Jika seluruh wujud mempunyai asal;; bertanyakah engkau darimanakah se belu m berasal dan apakah asal itu ...

Sabtu, 16 Mei 2015

DUNIA TANPA NAMA

DUNIA TANPA NAMA

Angin berhembus dengan kencangnya ketika aku berdiri ditengah tengah padang rumput yg luas. Suara kemerisik rerumputan terdengar oleh sapuan angin yg menerjang,bau semerbak terasa khas dan tidak asing pada indra penciumanku.
Terasa khas hingga membuatku benar benar manjadi satu dengan alam dan seakan mengobati semua rasa letih dan membangkitkan lagi semangat jiwa yg mulai surut . Dengan menutup mata aku rebahkan tubuhku direrumputan seakan tiada sesal dan rasa gundahku tercurahkan.  Kubuka mata dan kutatap langit yg terang, warna sejuk memancar bagaikan lautan; terasa sulit rasa hati untuk mengambarkan semua keadaan dan memunculkan kekaguman sebuah kebesaran.Tersebut namaMU wahai engkau sang pencipta alam dan tak hentinya hati menerima keikhlasan.semakin lama kupandangi dan kurasakan suara alam semakin takjub aku dan sekaligus timbul Tanya dalam hati untuk tahu keberadaan,hingga menerka nerka apakah hanya kami yg engkau berikan dunia seindah dan seagung cahaya surgamu ini; ataukah masih ada yg sama dengan dunia yg kusebut bumi ini, ataukah masih ada yg lebih indah dunia yg  tak pernah aku dengar dan tersebut pada kitabmu ya Rabb’ wahai engkau penguasa alam semesta.Dan didalamnya apakah juga engkau ciptakan makhlukmu seperti kami manusia . engkau tiada terbatasi oleh dimensi dan menjadi bagian dari dimensi itu sendiri, maka terlalu jauhkah aku dan melanggar batas batasmu.
Betapa bodohnya diriku menerka nerka kebesaranMU .Ampuni aku jika benak fikirku malampaui atas segala kodratmu karena meskipun ada dunia tanpa nama yg tercipta olehmu, sungguh tak akan sanggup aku untuk berfikir tentangnya dan hanya izinMU lah yg dapat menyempurnakan segala nikmatku. 


ASAL SEBELUM WUJUD


ASAL  SEBELUM WUJUD



Jika seluruh wujud mempunyai asal;;
bertanyakah engkau darimanakah sebelum berasal
dan apakah asal itu sendiri yg mewujud hingga seperti berasal.
karena tipuan pandangan atas wujudlah yg membatasimu dari sebuah asal.
dan jika tipuan daya pandangmu atas wujud mengungkungmu pada sebuah dimensi wujud itu sendiri, maka asal dari sebelum wujudpun menjadi tersamar dan teryakini olehmu bahwa wujud yg engkau lihat,dengar,dan rasakan adalah sebuah kebenaran
DAN membenamkan dirimu pada sebuah dimensi palsu yg kau anggap nyata
PANDANGANMU adalah nyatamu
RASAMU adalah benarmu
DENGARMU adalah yakinmu
semua terbatasi oleh keterbatasanmu sendiri dan dimensimu sendiri
lalu apakah batas batas itu tiada engkau ketahui sesungguhnya...
karena  yg mewujudkan sebuah wujud itu sendiri, memberi batas untuk mengetahui kebenaran dari asal sebelum wujud.
mengenal tanpa mengetahui adalah cukup bagimu sebagai sebuah wujud
karena ASAL MUASAL tidak terikat oleh sebuah dimensi apapun, wujud apapun, asal dari asal yg berasal hingga asal asalan. tidak ada kaitan dengan siapapun adalah SATU yg sungguh menjadi asal dari segala dimensi dari wujud dan tidak berwujud..
karena ASAL MUASAL ITU SENDIRI TIDAK BERASAL DAN DIASALKAN.
Apakah wujudmu yg sesungguhnya adalah terbatas dengan seberapa besar kemampuanmu untuk mengenal wujud itu sendiri,…seperti jika kau berusaha memandang langit maka pandanganmu akan disamarkan oleh batas penglihatanmu
Daya pandang,rasa,dan dengar tentu saja terbatas oleh seberapa mampu engkau melihat,merasa,dan mendengar. Karena disana terbentur oleh akal yg menjadi sebuah daya pikir untuk mengetahui sebuah wujud.
jadi pada level apa kepastian itu bisa diyakini kebenaranya.
Bahkan ini belum pada tingkat level yg lain yg lebih mustahil diterima oleh akal kita,oleh daya pikir kita.
Setiap orang memiliki sanggkaan pada sebuah arti kebenaran padahal dia belum tentu mengetahui 100% kebenaran itu sendiri. Lalu apa inti dari semuanya ini padahal kebenaran bagi kita itu belum tentu benar . inilah yg saya maksud keterbatasan oleh ASAL SEBELUM WUJUD dan bahkan SESUDAH WUJUD.
Seberapa jauh kita mengenal asal terbataslah kita, dan seberapa jauh pula kita mengenal wujud terbatas jugalah kita walaupun kita sebagai manusia adalah ciptaan yg paling sempurna.
Tidak ada yg tahu dan dapat memastikan tentang asal sebelum wujud dan sesudah berwujud selain asal dari wujud itu sendiri.